Kiai Marzuqi Mustamar: “Kita Baru Percaya, Kalau Mereka Mau Memasukkan Anaknya Ke Pesantren (NU)…”

Tampak KH Sayuti Farid bersama KH Marzuqi Mustamar dan Para Tokoh Masyarakat yang Hadir

Ponorogo- Al Ittihad. 2 Maret 2019. Kegiatan Konsolidasi Warga Nahdliyin Jelang Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar pada Sabtu, 2 Maret 2019 di Ponpes Al Barakah Mangunsuman nampak dihadiri ribuan orang pengurus dan warga nahdliyyin dari seluruh pelosok Ponorogo. Ribuan warga yang hadir meluber hingga jalan masuk Pesantren dari berbagai Arah.

Pesan Penting KH Marzuqi Musta’mar dalam kegiatan tersebut adalah: “Jangan keluar dari NU. Karena Hanya NU yang sesuai dengan Al Qur’an dan Al Hadist”. Kiai Marzuqi mencontohkan banyak amaliah NU seperti HAUL, Tahlilan, Dzikir Berjamaah, Ziarah Kubur, dengan menyebutkan berbagai Ayat Al Qur’an dan Hadist Sahih dari Riwayat Bukhari dan Muslim sebagai dasar Amaliyah tersebut. KH Marzuqi juga berpesan agar tetap setia kepada NU, dan khusus pada hajat besar Pemilihan Umum, untuk terus menjaga  amaliyah NU. Hal ini dilakukan dengan  memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak nyata dalam menjaga kecintaan terhadap NKRI, dan terbukti menjaga, mencintai dan menjalankan amaliyah yang selama ini dijalankan Warga NU.

Kiai Marzuqi menegaskan, jika saat menjelang PEMILU, ada kelompok yang tiba-tiba berziarah, ikut istighatsah padahal sebelumnya tidak pernah melaksanakan amaliyah ini, maka jangan di percaya. “Sebelum kantor-kantor partai mereka atau  sekolah yang mereka kelola, mau secara rutin dan menjalankan manaqiban, tawasulan, tahlilan, berzikir berjamaah, istighatsah, shalat Tarawih 20 rekaat. Para pengurusnya mau memasukkan anaknya ke Pesantren (NU-red). Seperti Lirboyo, Ploso dan lainnya.  Jangan pernah dipercaya, jika mereka belum menjalankan amaliyah itu secara konsisten” tegas Kiai Marzuqi.

“Tokoh pengurus NU dari 21 kecamatan dan 304 desa/kelurahan hadir pada saat ini, yang pada intinya bersama-sama berniat mengukuhkan harakah dan fikrah nahdliyah dalam menyambut jelang 1 Abad Nahdlatul Ulama.” demikian sebagaimana di ungkap KH Imam Sayuti Farid, rais syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo. Kegiatan yang diisi acara inti Konsolidasi yang disampaikan oleh KH Marzuqi Musta’mar (Ketua PW NU Jawa Timur), diawali dengan berkumandangnya Lagu Indonesia Raya dan Mars Syubannul Wathan. Setelah pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, kegiatan dirangkai dengan pembacaan Ikrar Bersama Warga Nahdliyyin Bersatu. Ikrar ini di pimpin oleh KH Sugihanto Hasanuddin, berisi komitmen warga NU Ponorogo untuk setia kepada tegaknya NKRI, UUD 1945, Ahlussunnah wal jamaah dan Islam Rahmatan Lil Alamin serta terselenggaranya PEMILU yang damai, aman jujur dan adil. Selain itu Warga Nahdliyin Bersatu mengikrarkan diri untuk mengantarkan  Mustasyar PB NU Kiai Haji Maruf Amin  sebaga Wakil Presiden RI pada PEMILU 2019 ini.//mn/

Sekitar 4000 peserta Konsolidasi Jelang Satu Abad NU hadir di Lokasi Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *