PEMENANG LOMBA  MTs MAARIF 1 PONOROGO SCOUT COMPETITION VI SE EKS KARISIDENAN MADIUN 2020

JUARA GUGUS DEPAN TOTAL POINT JUARA UMUM MI MAARIF HIDAYATUL MUBTADIIN PAKIS JAMBON PONOROGO 1.106,25 JUARA REGU PUTRA:   JUARA NOMOR REGU GUGUSDEPAN TOTAL NILAI 1 15 PA MI MAARIF HIDAYATUL MUBTADIIN PAKIS JAMBON 552,25 2 13 PA SDIT DARUSSALAM 525 3 11 PA MI MAARIF TA BULU LOR 517,75 JUARA REGU PUTRI: JUARA NOMOR REGU GUGUS DEPAN TOTAL NILAI 1 14 PI SDIT DARUSSALAM 552,25 2 18 PI MI MAARIF HIDAYATUL

REKAPITULASI JUARA RSAC 2020 MTs MAARIF 1 PONOROGO

Rekapitulasi hasil Religion Science and Arts Competition 9 se Eks Karisidenan Madiun di MTs Maarif 1 Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo. Selamat bagi para pemenang kompetisi antar madrasah dan sekolah  di Eks Karesidenan Madiun silahkan klik REKAPAN JUARA UMUM RSAC 2020 new

Spektakuler, MAMNU Ponorogo Raih Juara Umum FRC se Jawa Timur

Ponorogo-(02/02/2020) — sangga Pramuka Madrasah Aliyah Maarif Nahdlatul Ummah (MAMNU) Ponpes Jarakan Yayasan Al Ittihad Ponorogo mengikuti kompetisi Funky Rover Ranger Competition (FRC) XIV tahun 2020 di INSURI Ponorogo. Tim yang terdiri dari 16 peserta, 6 pelatih dan pembina selaku official berjibaku dalam berbagai kompetisi dalam ajang tersebut. Hasil kompetisi tersebut di umumkan pada pada 17.30, dan MAMNU terpilih sebagai Juara Umum FRC se Jawa Timur di INSURI Ponorogo menyisihkan

Dipercaya Publik, LWP NU Ponorogo terima 2 Hektar Tanah Wakaf Produktif

Ponorogo (23/1/2019) – Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) Ponorogo kembali mendapatkan amanah. Kali ini sekitar 2 (dua) hektar tanah produktif, diserahkan kepada Nadzir Badan Hukum Nahdlatul Ulama, dan sedang diproses sertifikat wakafnya. “Alhamdulillah, kami (LWP NU) Ponorogo masih terus mendapat kepercayaan masyarakat. Selasa (22/1/2019), H. Moh Sulaiman mewakili seluruh ahli waris Alm bapak Sadjiyo bin Samadi dan Istri (Hj. Umi Lafikoti), mewakafkan tanah produktif seluas 20.000 m

Tasbih Air Mata untuk Gus Dur

Oleh: S. Tedjo Kusumo * [1] Gus, izinkan aku sedikit mencatat ingatan tentang cahayamu meski, rasanya tak mungkin bisa mengimajikan tentangmu mengenang matra pesonamu, hanyalah air mata yang tumpah membasahi wajahku kau yang pasang badan atas ketakadilan negaramu kau yang terdepan menyuarakan hakikat cinta dan kemanusiaan itu kau yang tulus mengulurkan tangan pada penderitaan rakyatmu kau yang senantiasa jernih pandang ketika mata bangsamu buta, meski kau tak bisa melihat, ternyata kau

Gus Nadir: Karena Kalah Semua Jadi Salah

Generasi kalah, maka semuanya jadi salah. Perkara mubah jadi haram. Masalah muamalah jadi aqidah. Beda fiqh jadi dkafirkan. Ribut perkara siyasah, pahal ujungnya cuma jadi siasat. Sudah miskin tradisi dan rendah literasi, tambah lagi mental orang kalah dalam hal budaya, ekonomi dan politik. Cadar yang menutup tubuhmu itu gak seberapa. Yang parah itu kalau sampai menutupi dirimu dari pandangan dan perspektif yang berbeda seolah dirimu lebih baik dan lebih benar,

Dan Engkau Hadir Bersama Mereka, Oh Muhammadku

Haji Yunus sedang naik angkot berdua dengan Ujang. Tiba-tiba masjid di pinggir jalan itu memutar kaset tilawatil Qur’an. Saat itu memang menjelang datangnya waktu maghrib. Jalanan sedang macet sehingga para penumpang angkot bisa mendengar jelas lantunan ayat suci al-Qur’an. Terdengarlah alunan merdu Qari’ membaca surat al-Anfal. Namun pas tiba di ayat ke-33: ‎وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ mendadak Haji Yunus menangis tersedu-sedu. Semua penumpang, termasuk Ujang, jadi terkaget-kaget melihatnya.

Gus Nadir: Jikalau Nabi Muhammad Hadir Kembali

  Walaupun Nabi Muhammad itu manusia seperti kita, namun karena beliau mendapat wahyu kenabian (Qs al-Kahfi ayat 110), maka interaksi kita dengan beliau tidaklah sama dengan cara kita berinteraksi kepada orang lain. “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu (Qs al-Ahzab ayat 40) Seandainya Nabi Muhammad hadir kembali di tengah-tengah kita, bagaimana

BJ Habibie Wafat, Santri Jarakan Gelar Shalat Ghaib dan Refleksi

Ponorogo – Setelah menerima kabar berpulangnya Presiden RI ke 3 BJ Habibie, sekitar 400 santri MTs Maarif 1 dan MAMNU Ponorogo langsung gelar Shalat Ghaib, pembacaan Tahlil dan Refleksi di kompleks Masjid Menara Al Jariyah yang terletak di kompleks Pondok Pesantren Jarakan tersebut, pada Kamis (12/9/2019). “Kita kehilangan sosok teladan dan inspirasi, seorang yang memiliki kemampuan luar biasa yang pernah dikenal bagi warga bangsa ini. Beliau, BJ Habibie adalah tekhnokrat

Kolom Gus Nadir: Islam yang Bagaimanakah yang Lebih Baik?

حدثنا عمرو بن خالد قال حدثنا الليث عن يزيد عن أبي الخير عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما أن رجلا سأل النبي صلى الله عليه وسلم أي الإسلام خير قال تطعم الطعام وتقرأ السلام على من عرفت ومن لم تعرف ‎‏(HR Bukhari- Muslim) Ada yang bertaya kepada Nabi: Islam manakah yang lebih baik? Nabi menjawab: memberi makan dan memberi salam baik kepada orang yang kamu kenal atau tidak.