Home » Observasi

Observasi

Belajar di Luar Kelas: Kegiatan Tengah Semester Santri MTs dan MA Ma’arif Nahdlatul Ummah di Trenggalek

Pada hari Rabu, 13 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Tengah Semester yang diikuti oleh seluruh santri kelas 7 dan 8 MTs Ma’arif 1 Ponorogo serta kelas 10 dan 11 MA Ma’arif Nahdlatul Ummah di bawah naungan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. Kegiatan dimulai pukul 05.00 WIB hingga 19.30 WIB dengan tujuan utama sebagai sarana observasi dan pembelajaran lapangan bagi para santri.

Kegiatan observasi dilaksanakan di wilayah Trenggalek dengan beberapa lokasi kunjungan, di antaranya observasi produksi Bakpia Permata, Bendungan Tugu, tambak ikan patin, MPASI, serta industri makanan Abiqu Snack. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang disampaikan oleh Mailun, Abiqu Snack memproduksi berbagai jenis makanan seperti abon sapi, abon lele, abon ayam kampung, abon tuna, abon marlin, abon salmon, abon kelinci, abon ayam potong, serta produk lainnya berupa keripik kulit lele, kerupuk telur ikan, kerupuk kalsium, dan bubur kering.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Nasta’in selaku pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah agar seluruh rangkaian acara diberikan kelancaran dan keselamatan. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh santri kelas 7, 8, 10, dan 11 sebagai salah satu syarat untuk memenuhi ketentuan kenaikan kelas.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa santri juga menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti observasi. Mailun menyampaikan bahwa dirinya merasa sedih karena tujuan awal observasi lebih berfokus pada proses produksi Abiqu Snack, namun penjelasan dari pemilik usaha lebih banyak membahas perjalanan membangun usaha sehingga menurutnya kurang sesuai dengan tema observasi. Sementara itu, Dewi menyampaikan rasa antusiasnya karena dapat mengetahui proses produksi bakpia, bolu, dan bolen. Ia merasa sangat tertarik melihat pembagian proses produksi, yaitu ruang pembuatan adonan bolu di lantai bawah serta proses pembentukan adonan dan pengovenan di lantai atas. Adapun Najwa mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang ketika berada di pantai karena terdapat berbagai permainan outbound dan aktivitas menarik yang membuat kegiatan semakin seru dan menyenangkan.

Belajar di Luar Kelas: Kegiatan Tengah Semester Santri MTs dan MA Ma’arif Nahdlatul Ummah di Trenggalek Read More »

Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Lakukan Observasi dan Kunjungan Edukatif di Tengah Semester

Ponorogo, (26/05) – Semangat belajar dan keingintahuan tampak membara di wajah santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo, saat mereka mengikuti serangkaian kegiatan Tengah Semester yang inovatif dan edukatif. Alih-alih ujian tulis konvensional, pondok ini memilih pendekatan pembelajaran langsung atau contectual learning melalui observasi lapangan dan kunjungan ke berbagai lokasi meliputi kebun hidroponik melon, pabrik gondorukem dan terpentin, kebun literasi, java chicken, TPA Mrican, kebun anggur dan peternakan ayam boiler.

Santri yang sudah terbagi menjadi tujuh belah kelompok melakukan observasi dan mewawancarai narasumber pada setiap tempat yang dikunjungi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam, kontekstual, dan menyenangkan bagi para santri. Santri dari berbagai tingkatan kelas terlibat dalam kegiatan yang dirancang khusus sesuai dengan kurikulum dan tingkat pemahaman mereka. Bapak Ahmad Kirom sebagai perwakilan Yayasan Al Ittihad dalam sambutannya sebelum kegiatan dimulai menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk “menjembatani antara teori yang dipelajari di kelas dengan realitas di lapangan. Kami ingin santri tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga memahami aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.”

Hari pertama yaitu pada tanggal 20 Mei 2025 kegiatan diisi dengan observasi langsung ke lokasi yang telah ditentukan. Di lokasi, santri kelas VII, VIII X dan XI berkesempatan untuk melihat secara langsung proses yang terjadi pada lokasi dan mewawancarai narasumber tujuh  tujuan lokasi observasi dibagi menjadi dua jalur, jalur utara dan jalur selatan. Jalur utara terdapat dua lokasi yaitu kebun melon hidroponik, dan peternakan ayam broiler.  Santri belajar terkait bagaimana sistem hidroponik yang baik untuk melon, dan cara beternak ayam broiler yang baik.

Selanjutnya adalah jalur selatan terdiri dari java chicken, kebun literasi, eduwisata kebun anggur, TPA Mrican dan pabrik gondorukem terpentin. Di java chicken santri belajar terkait manajemen dan positioning java chicken, lalu di kebun literasi anak-anak belajar terkait konsep kebun literasi. Pada eduwisata kebun anggur santri belajar bagaimana konsep eduwisata dan cara budidaya anggur beserta jenis-jenisnya. Kemudian di TPA Mrican mereka belajar tentang pengolahan sampah 3R. Terakhir pada pabrik gondorukem dan terpentin mereka belajar proses pembuatan gondorukem dan terpentin.

Hari kedua (Rabu, 21/05/2025) santri diminta untuk membuat laporan hasil observasi menganalisis temuan mereka dan disusun sesuai sistematika dan media untuk presentasi berupa power point. Hari ketiga (Kamis, 22/05/2025) santri melakukan sesi refleksi dan presentasi dalam satu forum, sehingga terjadi transfer informasi antar kelompok. Hari selanjutnya madrasah memberikan apresiasi terhadap kelompok terbaik untuk memacu motivasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja dan mempersiapkan mereka untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau karir di masa depan. Kegiatan ini melatih kemampuan santri dalam berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta mengkomunikasikan ide dan hasil penelitian mereka. Salah satu wali santri, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tengah semester yang berbeda ini. “Sebagai orang tua, saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang pasti akan lebih membekas dalam ingatan mereka,” ujarnya.

Kegiatan Tengah Semester berupa observasi dan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang inspiratif dan efektif. Dengan memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar melalui pengalaman langsung. Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang lingkungan dan potensi di sekitar mereka. Pihak pondok berencana untuk terus mengembangkan model pembelajaran serupa di masa mendatang dengan tema dan lokasi yang beragam, sesuai dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan santri.

 

Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Lakukan Observasi dan Kunjungan Edukatif di Tengah Semester Read More »

Scroll to Top