Home » santri

santri

Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Lakukan Observasi dan Kunjungan Edukatif di Tengah Semester

Ponorogo, (26/05) – Semangat belajar dan keingintahuan tampak membara di wajah santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo, saat mereka mengikuti serangkaian kegiatan Tengah Semester yang inovatif dan edukatif. Alih-alih ujian tulis konvensional, pondok ini memilih pendekatan pembelajaran langsung atau contectual learning melalui observasi lapangan dan kunjungan ke berbagai lokasi meliputi kebun hidroponik melon, pabrik gondorukem dan terpentin, kebun literasi, java chicken, TPA Mrican, kebun anggur dan peternakan ayam boiler.

Santri yang sudah terbagi menjadi tujuh belah kelompok melakukan observasi dan mewawancarai narasumber pada setiap tempat yang dikunjungi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam, kontekstual, dan menyenangkan bagi para santri. Santri dari berbagai tingkatan kelas terlibat dalam kegiatan yang dirancang khusus sesuai dengan kurikulum dan tingkat pemahaman mereka. Bapak Ahmad Kirom sebagai perwakilan Yayasan Al Ittihad dalam sambutannya sebelum kegiatan dimulai menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk “menjembatani antara teori yang dipelajari di kelas dengan realitas di lapangan. Kami ingin santri tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga memahami aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.”

Hari pertama yaitu pada tanggal 20 Mei 2025 kegiatan diisi dengan observasi langsung ke lokasi yang telah ditentukan. Di lokasi, santri kelas VII, VIII X dan XI berkesempatan untuk melihat secara langsung proses yang terjadi pada lokasi dan mewawancarai narasumber tujuh  tujuan lokasi observasi dibagi menjadi dua jalur, jalur utara dan jalur selatan. Jalur utara terdapat dua lokasi yaitu kebun melon hidroponik, dan peternakan ayam broiler.  Santri belajar terkait bagaimana sistem hidroponik yang baik untuk melon, dan cara beternak ayam broiler yang baik.

Selanjutnya adalah jalur selatan terdiri dari java chicken, kebun literasi, eduwisata kebun anggur, TPA Mrican dan pabrik gondorukem terpentin. Di java chicken santri belajar terkait manajemen dan positioning java chicken, lalu di kebun literasi anak-anak belajar terkait konsep kebun literasi. Pada eduwisata kebun anggur santri belajar bagaimana konsep eduwisata dan cara budidaya anggur beserta jenis-jenisnya. Kemudian di TPA Mrican mereka belajar tentang pengolahan sampah 3R. Terakhir pada pabrik gondorukem dan terpentin mereka belajar proses pembuatan gondorukem dan terpentin.

Hari kedua (Rabu, 21/05/2025) santri diminta untuk membuat laporan hasil observasi menganalisis temuan mereka dan disusun sesuai sistematika dan media untuk presentasi berupa power point. Hari ketiga (Kamis, 22/05/2025) santri melakukan sesi refleksi dan presentasi dalam satu forum, sehingga terjadi transfer informasi antar kelompok. Hari selanjutnya madrasah memberikan apresiasi terhadap kelompok terbaik untuk memacu motivasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja dan mempersiapkan mereka untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau karir di masa depan. Kegiatan ini melatih kemampuan santri dalam berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta mengkomunikasikan ide dan hasil penelitian mereka. Salah satu wali santri, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tengah semester yang berbeda ini. “Sebagai orang tua, saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang pasti akan lebih membekas dalam ingatan mereka,” ujarnya.

Kegiatan Tengah Semester berupa observasi dan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang inspiratif dan efektif. Dengan memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar melalui pengalaman langsung. Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang lingkungan dan potensi di sekitar mereka. Pihak pondok berencana untuk terus mengembangkan model pembelajaran serupa di masa mendatang dengan tema dan lokasi yang beragam, sesuai dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan santri.

 

Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Lakukan Observasi dan Kunjungan Edukatif di Tengah Semester Read More »

Membangun Komunikasi Yang Efektif dan Tingkatkan Sinergitas Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Melalui Pertemuan Wali Santri Ahad Wage

Pertemuan wali santri dengan pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Ittihadul Ummah merupakan salah satu bentuk komunikasi dan kerja sama yang sangat penting dalam proses pendidikan santri. Pondok Pesantren Ittihadul Ummah sebagai salah satu lembaga pendidikan islam yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas Pendidikan santri memandang pertemuan wali santri dengan pengasuh dan pengurus sebagai salah satu strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesuksesan santri, Pondok Pesantren Ittihadul Ummah menyadari pentingnya kerjasama yang efektif antara wali santri, pengasuh dan pengurus. Oleh sebab demikian, pertemuan rutin antara wali santri dengan pengasuh dan pengurus menjadi sangat penting untuk membangun sinergi dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi wali santri dalam proses pendidikan santri.  Dengan adanya pertemuan rutin setiap hari ahad wage ini dapat terjalin komunikasi yang efektif sehingga wali santri dapat memahami lebih baik tentang proses Pendidikan santri, serta pengasuh dan pengurus dapat memahami kebutuhan dan harapan wali santri.

Ponorogo-(15/2/2025) Pukul 07.00 WIB tepat beberapa wali santri mewarnai serambi masjid dan halaman Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dengan saling menumpahkan cerita antara santri dengan orang tuanya. Beberapa santri disambang lengkap ayah ibunya beberapa yang lain hanya ayah atau ibunya. Tepat pukul 09.00 acara inti yakni pertemuan wali santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dimulai dengan istighosah yang dipimpin langsung oleh beliau Agus Ahmad Kirom, usai itu menginjak sambutan dan acara utama yakni mauidho hasanah yang disampaikan oleh beliau Kyai Nastain. Dilanjut  seksi berkeluh kesah wali santri kepada pengasuh dan pengurus untuk menemukan titik terang nantinya.

Oleh karena itu kami berharap dengan diadakannya pertemuan wali santri dapat membantu meningkatkan kesadaran wali santri akan pentingnya peran mereka dalam proses Pendidikan santri dan membangun sinergi yang kuat antara wali santri, pengasuh dan pengurus.

Membangun Komunikasi Yang Efektif dan Tingkatkan Sinergitas Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Melalui Pertemuan Wali Santri Ahad Wage Read More »

Selesaikan Permasalahan Terkini, LBM Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Gelar Bahtsul Masail

Bahtsul Masail menjadi salah satu bagian penting dalam Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU), yaitu sebuah metode diskusi dan pembahasan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan problematika hukum Islam yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Mengingat hal tersebut, Almaghfurlah Kh.Imam Sayuti Farid muasis pondok pesantren Ittihadul Ummah kurang lebih 2 tahun silam mendirikan sebuah Lembaga Bahtsul Masail (LBM) tepat juni 2022 dengan program akbar yang dilaksanakan setiap Ahad Pon, yang kegiatan tersebut tentu berangkat dari syawir rutin yang dilaksanakan setiap malam sabtu. Syawir-syawir itulah yang menjadi benih berdirinya Bahtsul masail hingga meriah, seru seperti sekarang. Adapun untuk struktur kepengurusannya Ust.Imam Syaifudin saat ini menjadi ketua bhtsul masail yang setiap kali syawir ataupun bahstul masail ahad pon juga hadir sebagai mushohih.

Ponorogo – Ratusan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo menggelar bahtsul masail yang dilaksanakan setelah jamaah isya’ pukul 19.00 WIB (25/1/2025). Bahtsul masail tersebut diadakan di aula Sunan Kalijaga yang selain dihadiri oleh ratusan santri yang terbagi menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan pemetaan tempat dan juga memperkondusif diskusi juga dihadiri oleh seluruh pengurus, asatidz asatidzah dan tak kalah khidmat seluruh pengasuh juga hadir beliau Gus Syifaul Fuad, Gus Nastain, Gus Ahmad Kirom. Juga yang beliau-beliau tersebut tentu menjadi mushohih dalam acara bahtsul masail rutinan ahad pon tersebut.

Selesaikan Permasalahan Terkini, LBM Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Gelar Bahtsul Masail Read More »

santri pondok ittihadul ummah jarakan gelar ziarah makam

Perkuat Sanad dan Spiritualitas: Ponpes Jarakan Gelar Ziarah Makam Muasis Jumat Pon

Kamis malam Jumat (30/1/2025) lepas jamaah magrib sekitar 300 santri Ponpes Ittihadul Ummah, Jarakan, telah berpakaian rapi lengkap dengan seragam. Mereka bersiap untuk kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Kamis Pahing malam Jumat Pon yakni Ziarah Muasis dan Awliya Ponorogo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh pengurus Ponpes Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo, dan telah mentradisi sejak lama. “Kegiatan ziarah ini merupakan kegiatan rutin dua bulanan, di setiap malam Jumat Pon selepas maghrib hingga jam 22.00” tegas Gus Ahmad Kirom, salah satu pengasuh Ponpes Ittihadul Ummah saat ditemui crew Al Ittihad Online pada Jumat (31/1).Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan membaca kalimah _thayibbah_ Yasin dan Tahlil di pusara muassis pondok pesantren Ittihadul Ummah KH Imam Sayuti Farid di Kradinan Jetis Ponorogo. Selepas itu kegiatan di sambung dengan shalat isya di kompleks masjid Tegalsari. Selanjutnya dilaksanakan ritus membaca _istightsah_ sekaligus ziarah di kompleks makam Tegalsari dimana terdapat pusara Kiai Ageng Muhammad Besari dan Kiai Hasan Besari dan keluarga. “Rangkaian ini merupakan ikhtiar spiritual sekaligus kunjungan intelektual untuk menghayati nilai-nilai kebaikan dari para ulama, dan pendiri pesantren” tegas KH Nasta’in, pengasuh putra PP Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo.”kegiatan ini di laksanakan dua bulan sekali, karena tentu jadwal kegiatan yang padat _ngaji_ di Pondok yang juga sangat padat.” tegas Gus Ahmad Kirom. Kegiatan ini diikuti oleh para pengasuh yakni Kiai Syifaul Fuad, Kiai Nastain, Gus Kirom, pada dewan Asatidz dan seluruh santri Ponpes Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo. “Kegiatan ini bertujuan kita melakukan ziarah rutin ulama dan muassis pondok ini, yakni menyambung ‘energi’ spiritual. Kita menyerap inspirasi dan keteladan mbah Kiai Sayuti sebagai salah satu Kyai yang alim.” Gus Kirom sambil menyitir pernyataan kiai Muhsin Mayak tentang kealiman Kiai Sayuti Farid dalam suatu kesempatan. “Ibrah dari semangat _thalabil Ilmi_ dan semangat berjuangnya muasis. _Ya,_ intinya santri tidak boleh melupakan jejak langkah, khidmah dan perjuangan para ulama dalam mensyiarkan agama, dan memberi kemanfaatan bagi sesama. Saya kira inilah pelajaran penting dengan ziarah makam rutin ini.” tegasnya.Harapannya kegiatan ini makin tertata. “Saat ini kegiatan ini lebih terkonsep dengan baik. Baik secara teknis baik kendaraan, sistem komando dengan _microphone_. Selain secara konsep untuk ke depannya perlu ditambahkan _Tausiah_ dan refleksi singkat di makam Mbah Kiai Imam Sayuti Farid. Agar sanad keilmuan dan sanad spiritual kita kita terus menyambung menyambung dengan para muasis” ujar Gus Kirom.//murd

Makam Tegalsari
Makam Al-Mardliyah Kradenan

 

Perkuat Sanad dan Spiritualitas: Ponpes Jarakan Gelar Ziarah Makam Muasis Jumat Pon Read More »

Scroll to Top