admin

PERKUAT SANAD, KELUARGA BESAR PONDOK PESANTREN ITTIHADUL UMMAH GELAR ZIARAH (Laporan Reportase Rangkaian HAUL ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid)

Ponorogo – Keluarga besar Pondok Pesantern Ittihadul Ummah melaksanakan kegiatan Ziarah Makam ke wilayah Jetis, Ponorogo, Pada hari Senin (15/062026) pukul 16.00 WIB – selesai. Ziarah kali ini terasa berbeda dengan biasanya, karena ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian dalam memperingati Haul ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid, pendiri Pondok Pesantern Ittihadul Ummah.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah beserta keluarga, Ustadz-Ustadzah Madrasah Diniyah Wustha Al-Jariyah, para alumni, masyarakat sekitar, serta seluruh santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah.

Tujuan dari kegiatan ziarah makam ini dilakukan tidak sekedar untuk kirim do’a dalam rangka Haul ke-3. Tetapi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mencari berkah (tabarrukan), menjalin ikatan silaturahmi sekaligus meneladani perjuangan Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid dan Kyai Ageng Muhammad Besari.

Perjalanan menuju wilayah Jetis dimulai pada pukul 16.00 WIB. Dalam transfortasi, seluruh santri menggunakan truk.Kemudian Para penggasuh menggunakan mobil pribadi dan Ustadz-Ustadzah menggunakan mobil milik Yayasan. Sedangkan para alumni dan warga menggunakan elf. Ziarah ini terdapat dua lokasi, pertama di makam Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid, Kradinan, Jetis, Ponorogo. Untuk lokasi kedua di komplek makam Kyai Ageng Muahmmad Besari, Tegalsari, Jetis, Ponorogo.

Setelah tiba di lokasi pertama, seluruh rombongan langsung menuju ke makam Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid untuk membaca tahlil singkat dan do’a bersama yang di pimpin oleh KH. Syifaul Fuad selaku pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. Dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjama’ah di masjid Al-Falah Kradinan.

Kemudian tiba dilokasi kedua, untuk  menunggu waktu Isya’ tiba, seluruh rombongan beristirahat dan makan bersama. Untuk pengasuh,  Ustadz-Ustadzah dan para alumni beradadiPendopo. Sedangkan para santri dan  masyarakat berada di area sekitar masjid Jami’ Tegalsari. Setelah Shalat Isya’ berjama’ah, seluruh rombongan langsung menuju ke area pemakaman Kyai Ageng Muhammad Besari untuk membaca istighosah dan do’a bersama yang di pimpin oleh KH. Ahmad Kirom selaku pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah.

Setelah rangkaian do’a selesai, seluruh rombongan diberi kesempatan untuk menjelajahi area kuliner dan oleh-oleh disekitar makam. Disana terdapat berbagai jenis dagangan yang menarik, mulai dari makanan-minuman seperti pentol, batagor,  nasi goreng, es dawet jabung, es jerukdan lainnya.

Selain itu, disana juga tersedia oleh-oleh baik kuliner maupun non-kuliner  seperti aneka kripik, rengginang, jajan kering, atribut Reyog, kerajinan tangan dan perlengkapan ibadah. Setelah selesai berbelanja, para rombongan langsung diarahkan menuju transfortasi masing-masing untuk perjalanan pulang menuju pondok dengan tertib.

Demikian laporan mengenai kegiatan ziarah makam dalam rangka Haul ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid oleh keluarga besar Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. Tim Al Ittihad News melaporkan.

Penulis:

Aprilia Putri Mutiara

Ayu Ni’matul Mahmudah

Editor:

Murdianto An Nawie

PERKUAT SANAD, KELUARGA BESAR PONDOK PESANTREN ITTIHADUL UMMAH GELAR ZIARAH (Laporan Reportase Rangkaian HAUL ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid) Read More »

BAHTSUL MASAIL SE KARESIDENAN MADIUN, AWALI RANGKAIAN HAUL KH. IMAM SAYUTI FARID

Ponorogo – Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo memulai rangakaian Haul dengan agenda Bahtsul Masail pada hari Ahad (14/06/26) yang dilaksanakan di Aula Sunan Kalijaga pukul 08.00 WIB – Selesai.

“Pelaksanaan haul di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk mengenang jasa dan keteladanan almarhum, tetapi juga sebagai sarana untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam bidang keilmuwan dan dakwah” ujar Ribhan selakupenanggung jawab kegiatan LBM. Salah satu agenda utama yang diangkat dalam rangkaian haul ini adalah Bahtsul Masail, yang berfungsi sebagai forum kajian dan musyawarah ilmiah dalam membahas berbagai persoalan keagamaan kontemporer.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pondok pesantren yang ada di Ponorogo dan eks Karesidenan Madiun, dintarannya PP. Darun Naja, PP. Nurul Qur’an, PP. Darul Falah, PP. An-Najiyah, PP. Uyun Al-Hikam, PP. Al- Ittihad, PP. Staim, PP.Al-Basyariah, PP.Sholawat, PP. Mekar Agung, PP. Al Fatah Temboro, PP. Darul Huda Mayak, PP. Basmallah, PP. Darus Salam, PP. Al Amnaniyah, PP. Al- Ibanah, PP. Ittihadul Ummah (Ulya dan kelas 5), PP. Salafiyah Cokrokertopati, PP. Hidayatul Mustafidin dan MWC Sawoo.

Kegiatan LBM ini dibuka oleh M. Ahyan Nabil selaku pembawa acara. Dilanjutkan pembacaan tahlil singkat oleh KH. Ahmad Kirom. Dilanjutkan sambutan oleh KH. Syifaul Fuad selaku pengasuh pondok, diakhiri do’a yang dipimpin oleh KH. Nasta’in.

Dalam LBM kali ini terdapat 3 deskripsi masalah, salah satunya membahas mengenai sebuah sengketa pernikahan yang bermula dari kejadian pengantin perempuan pada dini hari 6 jam sebelum akad dimulai pergi bersama laki-laki lain yang diduga punya hubungan khusus, sehingga rencana nikah batal. Dari deskripsi tersebut muncul 2 soal yaitu: bagaimana hukum penuntutan ganti rugi dari mempelai laki-laki (musallim) ? dan bagaimana hukum penuntutan ganti rugi dari keluarga mempelai wanita kepada pelaku pembawa kabur mempelai wanita?

Rangkaian kegiatan inti LBM ini dimulai dengan pembacaan deskripsi soal oleh Ust. M. Rizal Aswarian. Dilanjutkan dengan tashawwur al-mas’alah oleh para peserta LBM, kemudian dilanjutkan dengan taḥqīq al-manāṭ/klarifikasi istilah, yaitu menjelaskan istilah-istilah penting dalam soal agar tidak terjadi salah persepsi.

Setelah itu masuk ke tahap inti, yaitu bahtsul dalil/istinbath hukum, di mana peserta mulai mencari jawaban dari kitab-kitab mu’tabar (kitab kuning). Kemudian ada munaqasyah (debat ilmiah), yaitu saling menguatkan atau mengkritisi pendapat dan dalil yang dibawa. Setelah itu dilakukan tahqīq dan tarjih, yaitu memilih pendapat yang paling kuat jika ada perbedaan. Terakhir masuk ke taqrīr jama’ī, yaitu perumusan keputusan akhir bersama yang kemudian dibacakan sebagai hasil bahtsul masail.

Kegiatan LBM ditutup dengan pembacaan surah Al Fatihah yang dipimpin oleh mushokhih LBM, kemudian dilanjutkan dengan sarasehan. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, diharapkan melalui kegiatan ini dapat memperluas wawasan mengenai permasalahan kehidupan sehari-hari dan dapat menyikapi berbagai persoalan yang ada dengan lebih bijak dan teliti.

Penulis :

Aprilia Putri Mutiara

Ayu Ni’matul Mahmudah

Editor :

Murdianto An Nawie

BAHTSUL MASAIL SE KARESIDENAN MADIUN, AWALI RANGKAIAN HAUL KH. IMAM SAYUTI FARID Read More »

SEMARAK HAUL KE-3 ALMAGHFURLAH KH. IMAM SAYUTI FARID, SANTRI JARAKAN BACA MANAQIB NURUL BURHAN

Ponorogo — Pondok Pesantren Ittihadul Ummah menggelar kegiatan Manaqib Nurul Burhan pada hari Kamis (11/06/2026) yang dilaksanakan di Aula Sunan Kalijaga Pukul 19.45 WIB – Selesai.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati haul ke-3 dari pendiri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah, yaitu beliau Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid. “Kegiatan ini bukan hanya kegiatan tahunan saja, tetapi sebagai bentuk tabarrukan serta membiasakan santri menghayati dan meneladani kisah orang Sholeh dan para Auliya, seperti Syaikhil Qutb Syekh Abdil Qodir Al Jilani” ujar Gus Emka Nujhan Farhani selaku ketua panitia kegiatan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah, yaitu KH. Nasta’in dan KH. Ahmad Kirom. Selain itu, seluruh santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Juga turut hadir dan mengikuti jalannya acara dengan khidmat hingga akhir.

Rangkaian kegiatan ini dibuka secara langsung dengan lantunan Sholawat yang dipadu dengan iringan Banjari dari para santri. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan Manaqib Nurul Burhan yang dipimpin oleh Ustadz Imam Syaifudin. Setelah pembacaan Manaqib selesai,  KH. Ahmad Kirom memimpin do’a khusus manaqib dan do’a haul.

Acara diakhiri dengan Mahalul Qiyam bersama secara berdiri. Lantunan Sholawat dan iringan banjari menjadikan seisi Aula Sunan Kalijaga terasa tenang dan seolah membawa keberkahan kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Ittihadul Ummah.

Penulis:

Aprilia Putri Mutiara

Ayu Ni’matul Mahmudah

 

Editor:

Murdianto An Nawie

SEMARAK HAUL KE-3 ALMAGHFURLAH KH. IMAM SAYUTI FARID, SANTRI JARAKAN BACA MANAQIB NURUL BURHAN Read More »

Sukseskan Haul Ke-3 Almaghfurlah KH Imam Sayuti Farid, Panitia Gelar Rapat Besar

Ponorogo – Panitia Haul ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid menggelar rapat besar persiapan Haul pada Selasa (02/06/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sunan Kalijaga Pondok Pesantren Ittihadul Ummah, dihadiri oleh puluhan alumni dan pengurus pondok.“Kegiatan tersebut bertujuan untuk mematangkan seluruh rangkaian kegiatan menuju puncak haul yang akan digelar pada 17 Juni 2026. Kegiatan haul sendiri bertujuan sebagai bentuk penghormatan kepada Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid sebagai pendiri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo, sekaligus untuk meneladani perjuangan, dakwah, dan nila-nilai keislaman yang beliau tinggalkan serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Tentu sebagai wujud rasa syukur dan doa kepada Allah SWT” tegas Emka Nujhan Farhani, alumni sekaligus ketua panitia kegiatan.

Rapat tersebut diselenggarakan untuk membahas sejauh mana progres mengenai kegiatan haul pendiri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid. Rapat tersebut dibuka langsung oleh Gus Emka Nujhan Farhani ketua panitia, dilanjut oleh KH. Nasta’in dan KH. Ahmad Kirom selaku pengasuh pondok. Kegiatan inti adalah evaluasi perkembangan rencana setiap seksi dalam kepanitiaan. Nampak seksi kegiatan disampaikan oleh Badrut Tamam, seksi penggalangan dana disampaikan oleh Ali Fahrudin, dan Aziz Masruri seksi humas menyampaikan beberapa informasi.

“Berdasarkan hasil rapat sebelumnya, rangkaian kegiatan haul ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid akan dilaksanakan selama beberapa hari. Kegiatan ini diawali pada 14 Juni 2026 pukul 08.00- Selesai di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dengan agenda Lembaga Bahtsul Masail (LBM). Selanjutnya, pada 15 Juni 2026, akan diselenggarakan kegiatan Ziarah Maqbaroh di makam Kradenan Jetis pukul 16.00- Selesai. Adapun puncak haul ke-3 Almaghfurlah KH. Imam Sayuti Farid akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026, diawali dengan sima’an Al-Qur’an sejak dini hari dan dilanjutkan pengajian umum pada pukul 19.30- Selesai yang bertempat di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo.” ungkap Emka Nujhan Farhani.

Kegiatan rapat ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Emka Nujhan Farhani. “Melalui kegiatan haul ini, ketua panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta menjadi sarana mengambil berkah dan meneladani perjuangan Almaghfurlah KH Imam Sayuti Farid” tegasnya.

 

Penulis:

Aprilia Putri Mutiara

Ayu Ni’matul Mahmudah

 

Editor:

Murdianto An Nawie

Sukseskan Haul Ke-3 Almaghfurlah KH Imam Sayuti Farid, Panitia Gelar Rapat Besar Read More »

Yayasan Al-Ittihad Ponorogo Gelar Rapat Tahunan dan Laporan Keuangan Akhir Tahun

Ponorogo — Yayasan Al-Ittihad Ponorogo mengadakan kegiatan rapat tahunan pada hari Sabtu (30/05/2026) di Rumah Makan Citra Alam, Jl. Tribusono, Sambirejo, Cokromenggalan, Ponorogo.

Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus inti Yayasan, Kepala MA Ma’arif Nahdlatul Ummah, MTs Ma’arif 1 Ponorogo dan Madrasah Diniyah Wustho Al-Jariyah. Selain itu, dihadiri juga oleh bendahara dari berbagai lembaga yang meliputi bendahara kasir, bendahara Kantin, bendahara dapur, bendahara MA Ma’arif Nahdlatul Ummah, MTs Ma’arif 1 Ponorogo, Madrasah Diniyah Wustho Al-Jariyah dan bendahara AVADA.

“Kegiatan tersebut diselenggarakan sesuai dengan bangunan awal yang telah diletakan oleh Muasis Yayasan Al-Ittihad Ponorogo, Yaitu KH. Imam Sayuti Farid. Beliau yang mensyaratkan dilaksanakannyakegiatan wajib sebuah Yayasan, sebagaimana amanat UU Yayasan. Dan ini akan dilaksanakan secara rutin di setiap awal tahun, setidaknya akhir bulan ke 5” ujar KH. Nasta’in.

Sebelum memasuki acara formal, diisi dengan tahlilan bersama yang dipimpin oleh KH. Ahmad Kirom. Masuk pada acara formal, diawali dengan sambutan oleh H. Syaikhudin Nasir selaku ketua pembina Yayasan Al-Ittihad Ponorogo dan KH. Nastain selaku pemimpin pondok pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo yang memimpin rapat pada acara tersebut. Selanjutnya, masing-masing dari bendahara menyampaikan terkait laporan keuangan akhir tahun dari setiap lembaga serta membahas kendala yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir dengan menyertakan solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait bagaimana perkembangan administrasi lembaga yang ada di bawah naungan Yayasan Al-Ittihad Ponorogo.

Kegiatan rapat ditutup dangan do’a bersama dan sarasehan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga di bawah naungan Yayasan Al-ittihad Ponorogo dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta mampu memberikan pendidikan yang lebih baik pada masa yang akan datang.

Yayasan Al-Ittihad Ponorogo Gelar Rapat Tahunan dan Laporan Keuangan Akhir Tahun Read More »

Haflah Akhirussanah PonPes Ittihadul Ummah Berlangsung Meriah

Ponorogo – Pondok Pesantren Ittihadul Ummah menggelar kegiatan Haflah Akhirussanah pada Sabtu, 23 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum peresmian sekaligus perayaan kelulusan santri kelas 9 MTs Ma’arif 1 Ponorogo, kelas 12 MA Ma’arif Nahdlatul Ummah, kelas 6 Madrasah Diniyah Wustho Al-Jariyah, serta santri Madrasah Murotilil Qur’an.

Acara dihadiri oleh seluruh santri, dewan guru, wali santri, alumni, serta tamu undangan. Sebelum memasuki acara formal, para santri menampilkan berbagai penampilan, seperti lalaran Nadhom Amsilatut Tasrifiyah oleh santri kelas 9, lalaran Nadhom Alfiyah Ibnu Malik oleh santri kelas 6, dan tilawatil Qur’an dari santri MMQ. Setelah itu, dilaksanakan parade wisudawan menuju tempat yang telah disediakan.

Rangkaian acara formal diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, dan Mars Madrasah. Selanjutnya, KH. Ahmad Kirom membacakan surat kelulusan yang dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan serta pembacaan teks pengukuhan oleh Dr. KH. Nastain. Ikrar alumni disampaikan oleh Muhammad Alvin.

Acara semakin khidmat dengan pelaksanaan uji publik kitab Fathul Qarib oleh KH. Muhammad Syifaul Fuad kepada dua perwakilan santri, yakni Ribhan Mazid Rahmatulloh dan Fina Zubdatus Sa’adah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kemenag Ponorogo Bapak Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., perwakilan alumni Hadid Alfhat Rivanto, perwakilan wali santri Bapak Sadali, S. Pd, serta pengasuh pondok pesantren KH. Muhammad Syifaul Fuad.

Selain itu, dibacakan pula surat keputusan siswa berprestasi oleh Bapak Wahid Syamsul Arifin. Acara ditutup dengan persembahan dari para wisudawan dan doa yang dipimpin oleh KH. Ahmad Kirom. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para peserta mengikuti sesi foto bersama sebelum acara resmi berakhir pada pukul 11.30 WIB dengan lancar dan penuh khidmat.

Haflah Akhirussanah PonPes Ittihadul Ummah Berlangsung Meriah Read More »

Belajar di Luar Kelas: Kegiatan Tengah Semester Santri MTs dan MA Ma’arif Nahdlatul Ummah di Trenggalek

Pada hari Rabu, 13 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Tengah Semester yang diikuti oleh seluruh santri kelas 7 dan 8 MTs Ma’arif 1 Ponorogo serta kelas 10 dan 11 MA Ma’arif Nahdlatul Ummah di bawah naungan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. Kegiatan dimulai pukul 05.00 WIB hingga 19.30 WIB dengan tujuan utama sebagai sarana observasi dan pembelajaran lapangan bagi para santri.

Kegiatan observasi dilaksanakan di wilayah Trenggalek dengan beberapa lokasi kunjungan, di antaranya observasi produksi Bakpia Permata, Bendungan Tugu, tambak ikan patin, MPASI, serta industri makanan Abiqu Snack. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang disampaikan oleh Mailun, Abiqu Snack memproduksi berbagai jenis makanan seperti abon sapi, abon lele, abon ayam kampung, abon tuna, abon marlin, abon salmon, abon kelinci, abon ayam potong, serta produk lainnya berupa keripik kulit lele, kerupuk telur ikan, kerupuk kalsium, dan bubur kering.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Nasta’in selaku pengasuh Pondok Pesantren Ittihadul Ummah agar seluruh rangkaian acara diberikan kelancaran dan keselamatan. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh santri kelas 7, 8, 10, dan 11 sebagai salah satu syarat untuk memenuhi ketentuan kenaikan kelas.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa santri juga menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti observasi. Mailun menyampaikan bahwa dirinya merasa sedih karena tujuan awal observasi lebih berfokus pada proses produksi Abiqu Snack, namun penjelasan dari pemilik usaha lebih banyak membahas perjalanan membangun usaha sehingga menurutnya kurang sesuai dengan tema observasi. Sementara itu, Dewi menyampaikan rasa antusiasnya karena dapat mengetahui proses produksi bakpia, bolu, dan bolen. Ia merasa sangat tertarik melihat pembagian proses produksi, yaitu ruang pembuatan adonan bolu di lantai bawah serta proses pembentukan adonan dan pengovenan di lantai atas. Adapun Najwa mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang ketika berada di pantai karena terdapat berbagai permainan outbound dan aktivitas menarik yang membuat kegiatan semakin seru dan menyenangkan.

Belajar di Luar Kelas: Kegiatan Tengah Semester Santri MTs dan MA Ma’arif Nahdlatul Ummah di Trenggalek Read More »

Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Lakukan Observasi dan Kunjungan Edukatif di Tengah Semester

Ponorogo, (26/05) – Semangat belajar dan keingintahuan tampak membara di wajah santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo, saat mereka mengikuti serangkaian kegiatan Tengah Semester yang inovatif dan edukatif. Alih-alih ujian tulis konvensional, pondok ini memilih pendekatan pembelajaran langsung atau contectual learning melalui observasi lapangan dan kunjungan ke berbagai lokasi meliputi kebun hidroponik melon, pabrik gondorukem dan terpentin, kebun literasi, java chicken, TPA Mrican, kebun anggur dan peternakan ayam boiler.

Santri yang sudah terbagi menjadi tujuh belah kelompok melakukan observasi dan mewawancarai narasumber pada setiap tempat yang dikunjungi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam, kontekstual, dan menyenangkan bagi para santri. Santri dari berbagai tingkatan kelas terlibat dalam kegiatan yang dirancang khusus sesuai dengan kurikulum dan tingkat pemahaman mereka. Bapak Ahmad Kirom sebagai perwakilan Yayasan Al Ittihad dalam sambutannya sebelum kegiatan dimulai menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk “menjembatani antara teori yang dipelajari di kelas dengan realitas di lapangan. Kami ingin santri tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga memahami aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.”

Hari pertama yaitu pada tanggal 20 Mei 2025 kegiatan diisi dengan observasi langsung ke lokasi yang telah ditentukan. Di lokasi, santri kelas VII, VIII X dan XI berkesempatan untuk melihat secara langsung proses yang terjadi pada lokasi dan mewawancarai narasumber tujuh  tujuan lokasi observasi dibagi menjadi dua jalur, jalur utara dan jalur selatan. Jalur utara terdapat dua lokasi yaitu kebun melon hidroponik, dan peternakan ayam broiler.  Santri belajar terkait bagaimana sistem hidroponik yang baik untuk melon, dan cara beternak ayam broiler yang baik.

Selanjutnya adalah jalur selatan terdiri dari java chicken, kebun literasi, eduwisata kebun anggur, TPA Mrican dan pabrik gondorukem terpentin. Di java chicken santri belajar terkait manajemen dan positioning java chicken, lalu di kebun literasi anak-anak belajar terkait konsep kebun literasi. Pada eduwisata kebun anggur santri belajar bagaimana konsep eduwisata dan cara budidaya anggur beserta jenis-jenisnya. Kemudian di TPA Mrican mereka belajar tentang pengolahan sampah 3R. Terakhir pada pabrik gondorukem dan terpentin mereka belajar proses pembuatan gondorukem dan terpentin.

Hari kedua (Rabu, 21/05/2025) santri diminta untuk membuat laporan hasil observasi menganalisis temuan mereka dan disusun sesuai sistematika dan media untuk presentasi berupa power point. Hari ketiga (Kamis, 22/05/2025) santri melakukan sesi refleksi dan presentasi dalam satu forum, sehingga terjadi transfer informasi antar kelompok. Hari selanjutnya madrasah memberikan apresiasi terhadap kelompok terbaik untuk memacu motivasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja dan mempersiapkan mereka untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau karir di masa depan. Kegiatan ini melatih kemampuan santri dalam berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta mengkomunikasikan ide dan hasil penelitian mereka. Salah satu wali santri, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tengah semester yang berbeda ini. “Sebagai orang tua, saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang pasti akan lebih membekas dalam ingatan mereka,” ujarnya.

Kegiatan Tengah Semester berupa observasi dan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang inspiratif dan efektif. Dengan memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar melalui pengalaman langsung. Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang lingkungan dan potensi di sekitar mereka. Pihak pondok berencana untuk terus mengembangkan model pembelajaran serupa di masa mendatang dengan tema dan lokasi yang beragam, sesuai dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan santri.

 

Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Lakukan Observasi dan Kunjungan Edukatif di Tengah Semester Read More »

Membangun Komunikasi Yang Efektif dan Tingkatkan Sinergitas Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Melalui Pertemuan Wali Santri Ahad Wage

Pertemuan wali santri dengan pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Ittihadul Ummah merupakan salah satu bentuk komunikasi dan kerja sama yang sangat penting dalam proses pendidikan santri. Pondok Pesantren Ittihadul Ummah sebagai salah satu lembaga pendidikan islam yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas Pendidikan santri memandang pertemuan wali santri dengan pengasuh dan pengurus sebagai salah satu strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesuksesan santri, Pondok Pesantren Ittihadul Ummah menyadari pentingnya kerjasama yang efektif antara wali santri, pengasuh dan pengurus. Oleh sebab demikian, pertemuan rutin antara wali santri dengan pengasuh dan pengurus menjadi sangat penting untuk membangun sinergi dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi wali santri dalam proses pendidikan santri.  Dengan adanya pertemuan rutin setiap hari ahad wage ini dapat terjalin komunikasi yang efektif sehingga wali santri dapat memahami lebih baik tentang proses Pendidikan santri, serta pengasuh dan pengurus dapat memahami kebutuhan dan harapan wali santri.

Ponorogo-(15/2/2025) Pukul 07.00 WIB tepat beberapa wali santri mewarnai serambi masjid dan halaman Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dengan saling menumpahkan cerita antara santri dengan orang tuanya. Beberapa santri disambang lengkap ayah ibunya beberapa yang lain hanya ayah atau ibunya. Tepat pukul 09.00 acara inti yakni pertemuan wali santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dimulai dengan istighosah yang dipimpin langsung oleh beliau Agus Ahmad Kirom, usai itu menginjak sambutan dan acara utama yakni mauidho hasanah yang disampaikan oleh beliau Kyai Nastain. Dilanjut  seksi berkeluh kesah wali santri kepada pengasuh dan pengurus untuk menemukan titik terang nantinya.

Oleh karena itu kami berharap dengan diadakannya pertemuan wali santri dapat membantu meningkatkan kesadaran wali santri akan pentingnya peran mereka dalam proses Pendidikan santri dan membangun sinergi yang kuat antara wali santri, pengasuh dan pengurus.

Membangun Komunikasi Yang Efektif dan Tingkatkan Sinergitas Santri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Melalui Pertemuan Wali Santri Ahad Wage Read More »

Selesaikan Permasalahan Terkini, LBM Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Gelar Bahtsul Masail

Bahtsul Masail menjadi salah satu bagian penting dalam Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU), yaitu sebuah metode diskusi dan pembahasan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan problematika hukum Islam yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Mengingat hal tersebut, Almaghfurlah Kh.Imam Sayuti Farid muasis pondok pesantren Ittihadul Ummah kurang lebih 2 tahun silam mendirikan sebuah Lembaga Bahtsul Masail (LBM) tepat juni 2022 dengan program akbar yang dilaksanakan setiap Ahad Pon, yang kegiatan tersebut tentu berangkat dari syawir rutin yang dilaksanakan setiap malam sabtu. Syawir-syawir itulah yang menjadi benih berdirinya Bahtsul masail hingga meriah, seru seperti sekarang. Adapun untuk struktur kepengurusannya Ust.Imam Syaifudin saat ini menjadi ketua bhtsul masail yang setiap kali syawir ataupun bahstul masail ahad pon juga hadir sebagai mushohih.

Ponorogo – Ratusan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Jarakan Ponorogo menggelar bahtsul masail yang dilaksanakan setelah jamaah isya’ pukul 19.00 WIB (25/1/2025). Bahtsul masail tersebut diadakan di aula Sunan Kalijaga yang selain dihadiri oleh ratusan santri yang terbagi menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan pemetaan tempat dan juga memperkondusif diskusi juga dihadiri oleh seluruh pengurus, asatidz asatidzah dan tak kalah khidmat seluruh pengasuh juga hadir beliau Gus Syifaul Fuad, Gus Nastain, Gus Ahmad Kirom. Juga yang beliau-beliau tersebut tentu menjadi mushohih dalam acara bahtsul masail rutinan ahad pon tersebut.

Selesaikan Permasalahan Terkini, LBM Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo Gelar Bahtsul Masail Read More »

Scroll to Top